Sabtu, Desember 28, 2013

Salat tanpa sedekap. - kajianku ke 41

·       Abu Hurairah ra berkata: ………………..  Rasulullah SAW ( mengajari orang yang tidak mampu melakukan salat dengan benar lalu )   bersabda:
·       إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا
·       Bila kamu berdiri ( tanpa sedekap ) untuk melakukan salat, bertakbirlah, lalu bacalah ayat quran yang mudah bagimu, lalu rukuklah hingga tuma`ninah dalam rukuk. [1]  , ( tanpa  menyebut sedekap).

·       Abu Hurairah ra berkata:
·       كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ يُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْكَعُ
·       Bila Rasulullah SAW  berdiri ( tanpa sedekap ) untuk melakukan salat bertakbir ketika berdiri, lalu bertakbir ketika rukuk. [2]
·       6- إِنَّهُ لَا تَتِمُّ صَلَاةٌ لِأَحَدٍ مِنَ النَّاسِ حَتَّى يَتَوَضَّأَ فَيَضَعَ الْوُضُوءَ يَعْنِي مَوَاضِعَهُ ثُمَّ يُكَبِّرُ وَيَحْمَدُ اللَّهَ جَلَّ وَعَزَّ وَيُثْنِي عَلَيْهِ وَيَقْرَأُ بِمَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَرْكَعُ حَتَّى تَطْمَئِنَّ مَفَاصِلُهُ ثُمَّ يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ حَتَّى يَسْتَوِيَ قَائِمًا ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَسْجُدُ حَتَّى تَطْمَئِنَّ مَفَاصِلُهُ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَيَرْفَعُ رَأْسَهُ حَتَّى يَسْتَوِيَ قَاعِدًا ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَسْجُدُ حَتَّى تَطْمَئِنَّ مَفَاصِلُهُ ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ فَيُكَبِّرُ فَإِذَا فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ تَمَّتْ صَلَاتُهُ
·       Sesungguhnya salat seseorang tidak sempurna hingga berwudu dengan sempurna , lalu bertakbir,  memuji  kepada  Allah azza wajal,lalu membaca  ayat – ayat al Quran  yang mudah baginya ………………..  lantas  ruku`  hingga sendi- sendinya  tenang , lalu membaca samiallahu liman hamidah ………………………………..[3]
·       عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه  عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا جُعِلَ الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَرَأَ فَأَنْصِتُوا وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ *
·       Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw bersabda: Imam dijadikan untuk di ikuti. Bila telah bertakbir, bertakbirlah. Bila membaca Al Qur`an diamlah. Dan bila membaca  sami Allohu liman hamidah, bacalah Robbanaa walakalhamd[4]  dari jalur ini hadis tsb lemah karena Al Jarud bin Muadz Attirmidzi  perawi terpercaya yang tertuduh murjiah, Abu Kholid yang sering keliru dan Muhammad bin Ajlan yang kabur hapalannya dalam hadis Abu Hurairah. Namun ada jalur sahih yang Muttafaq alaih,Bukhori 689. 

Seluruh hadis tsb  tanpa menyebut sedekap. ..............

Mau nanya hubungi kami:
088803080803.( Smartfren) 081935056529 ( XL )

Dengarkan pengajian - pengajianku

Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.




[1] Nasai 884
[2] HR Bukhori 789. Muttafaq alaih
[3] Abu Dawud  856  sahih
[4] HR Nasa`i 921 Sanadnya sbb: Imam Nasa`i berkata: Al Jarud bin Muadz Attirmidzi memberitahukan kepada kami, Abu Kholid Al ahmar bercerita kepada kami  dari Muhammad bin  Ajlan dari Zaid bin Salim  dari Abu Saleh dari Abu Hurairah.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan