SURYA Online, SURABAYA-Berkat dunia
tulis menulis, Dr Djuwari MHum, dosen STIE Perbanas Surabaya asal Lamongan ini
aktif terlibat dalam jurnal ilmian internasional. Dengan aktivitas sehari-hari
menulis, mengedit, dan mereview, akhirnya sosok dosen Bahasa Inggris ini sering
memeroleh penghargaan internasional. Bahkan dalam satu event dapat empat
penghargaan sekaligus.
Event 28-30 Mei 2012 ini dia mendapatkan empat gelar sekaligus pada konferensi internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Konferensi ini diadakan oleh Konsorsium IAMAURE (Intentional Association for Multidisciplinary Research) dengan tema Asian Conference on Education (ACE). Dalam konferensi saat itu, diadakan pemilihan penerima berbagai penghargaan internasional bidang penelitian dan jurnal ilmiah.
Djuwari, menyabet empat penghargaan yaitu sebagai Asia Best journal Editor, Asia Outstanding Researcher, Asia Best Power Point Presenter of Diamond First Place, dan Asia Best Well -Dressed Presenter.
engan seabgrek pengalaman di bidang tulis menulis, menurut Djuwari, sudah pas dengan bidangnya, yaitu Jebolan Bahasa Inggris S1 Unesa 1987, S2 English Applied Linguistics, Atmajaya Jakarta 1997, dan S3 Bahasa Inggris , Universitas Negeri Malang 2009. Intinya, dia sudah menekuni bidangnya dalam tulis menulis karya ilmiah dalam bahasa Inggris yang linear dengan bidang pendidikan formalnya.
Djuwari juga menjadi editorial member pada beberapa jurnal ilmiah di Filipina dan Amerika, serta sebagai editor-in-chief, jurnal ilmiah Ventura, bidang ekonomi, busnis, dan akuntansi dalam Bahasa Inggris, diterbitkan STIE Perbanas Surabaya, tempat dia mengajar.
Dengan kesibukannya di bidang tulis menulis ini, dia juga dipercaya dan diangkat sebagai juri oleh IAMURE pada International World Festival di Cebu, Filipina pada 23-25 Agustus tahun ini.
Dengan tugas berat yang dipercayakan itu, Djuwari harus menentukan siapa saja pemenang di bidang World Research Leader dan World Outstanding Researcher, yang hasilnya harus diserahkan tepat pada 8 Agustus sebelum acara diadakan di Cebu, Filipina.
“Saya memang harus kerja siang malam agar kepercayaan tugas berat ini bisa saya selesaikan tepat waktu. Ini demi komitmen saya dengan konsorsium internasional tersebut” kata Arek asli Lamongan ini yang juga sebagai Chair of International Accreditation of Academic Journal (IAAJ) wilayah Asia.
Ia sudah seringkali ditugasi sebagai juri internasional, dan bahkan sebagai MC (master of ceremony) pada acara-acara konferensi internasional, termasuk sebagai key note speaker.
Event 28-30 Mei 2012 ini dia mendapatkan empat gelar sekaligus pada konferensi internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Konferensi ini diadakan oleh Konsorsium IAMAURE (Intentional Association for Multidisciplinary Research) dengan tema Asian Conference on Education (ACE). Dalam konferensi saat itu, diadakan pemilihan penerima berbagai penghargaan internasional bidang penelitian dan jurnal ilmiah.
Djuwari, menyabet empat penghargaan yaitu sebagai Asia Best journal Editor, Asia Outstanding Researcher, Asia Best Power Point Presenter of Diamond First Place, dan Asia Best Well -Dressed Presenter.
engan seabgrek pengalaman di bidang tulis menulis, menurut Djuwari, sudah pas dengan bidangnya, yaitu Jebolan Bahasa Inggris S1 Unesa 1987, S2 English Applied Linguistics, Atmajaya Jakarta 1997, dan S3 Bahasa Inggris , Universitas Negeri Malang 2009. Intinya, dia sudah menekuni bidangnya dalam tulis menulis karya ilmiah dalam bahasa Inggris yang linear dengan bidang pendidikan formalnya.
Djuwari juga menjadi editorial member pada beberapa jurnal ilmiah di Filipina dan Amerika, serta sebagai editor-in-chief, jurnal ilmiah Ventura, bidang ekonomi, busnis, dan akuntansi dalam Bahasa Inggris, diterbitkan STIE Perbanas Surabaya, tempat dia mengajar.
Dengan kesibukannya di bidang tulis menulis ini, dia juga dipercaya dan diangkat sebagai juri oleh IAMURE pada International World Festival di Cebu, Filipina pada 23-25 Agustus tahun ini.
Dengan tugas berat yang dipercayakan itu, Djuwari harus menentukan siapa saja pemenang di bidang World Research Leader dan World Outstanding Researcher, yang hasilnya harus diserahkan tepat pada 8 Agustus sebelum acara diadakan di Cebu, Filipina.
“Saya memang harus kerja siang malam agar kepercayaan tugas berat ini bisa saya selesaikan tepat waktu. Ini demi komitmen saya dengan konsorsium internasional tersebut” kata Arek asli Lamongan ini yang juga sebagai Chair of International Accreditation of Academic Journal (IAAJ) wilayah Asia.
Ia sudah seringkali ditugasi sebagai juri internasional, dan bahkan sebagai MC (master of ceremony) pada acara-acara konferensi internasional, termasuk sebagai key note speaker.
Komentarku ( Mahrus ali):
Saya tidak menginginkan sama sekali
penghargaan tinggi dari dunia Internasional yang kufur. Penghargaan seperti itu
menurut saya hina sekali di mata sariat Islam bukan sariat kufur. Apalagi sekolah
perbanas yang berarti pendidikan ekonomi ribawi yang di haramkan dalam Islam. Itu sama
dengan pendidikan kedurhakaan kepada Allah dan setia kepada setan. Ingat saja ayat:
الَّذِينَ
يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلاَّ كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ
الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ
الرِّبَا وَأَحَلَّ اللهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ
مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ
فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ(275)
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat
berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran
(tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan
mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba,
padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang
yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari
mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang
larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi
(mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal
di dalamnya.[1]
Abu Juhaifah ra
berkata :
لَعَنَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَاشِمَةَ وَالْمُسْتَوْشِمَةَ
وَآكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَنَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَكَسْبِ الْبَغِيِّ
وَلَعَنَ الْمُصَوِّرِينَ
Nabi SAW melaknat wanita yang mentato, minta di tato ,pemakan riba , yang memberi makan riba . Beliau melarang hasil penjualan anjing , bayaran wanita zina dan melaknat orang – orang yang memfoto atau menggambar [2]
Abu Hurairah ra berkata : “
Rasulullah SAW bersabda :
اجْتَنِبُوا
السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ
بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ
بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ
الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلَاتِ
Hindarilah tujuh perkara yang merusak .Mereka berkata : Wahai Rasulullah ! apakah itu ?
Rasul bersabda : “ Syirik kepada Allah , sihir , membunuh orang tanpa
hak , makan riba . makan harta yatim , lari di hari peperangan , menuduh wanita
– wanita muhshon mukminah yang baik . [3]
Dalam suatu ayat di jelaskan :
سَمَّاعُونَ
لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ فَإِنْ جَاءُوكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ
عَنْهُمْ وَإِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَضُرُّوكَ شَيْئًا وَإِنْ حَكَمْتَ
فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita
bohong, banyak memakan yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu
(untuk meminta putusan), maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka, atau
berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka maka mereka tidak
akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. Dan jika kamu memutuskan perkara
mereka, maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka dengan adil,
sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.[4]
Artikel Terkait
Kehidupan manusia
- Google telah setuju untuk memblokir film anti Islam
- Hukum membunuh dubes AS
- Gudang penuh barang terbakar
- Kedurhakaan dilombakan adalah strategi non muslim
- Sweeping kafe bijaksana dan bubarkan pengajian agama zalim
- Presiden merakyat cocok tuntunan dan presiden yang tidak merakyat cocok dengan setan
- Rezim Belanda atau Indonesia
- Situs - situs anti Islam
- Anak dengan IQ Satu Angka di Bawah Einstein
- 7 Manfaat Mandi Air Dingin
- Kartinian Dengan Lulur Tradisional bukan lulur moderen
- 40 rumah petak yang terbakar
- Warga Hindu bantai warga muslim
- Harga BBM di Venezuela hanya Rp585 ( lima ratus delapan lima rupiah )
- Komentar Mahrus ali provokasi
- Foto dalam istana Putri Diana
- Semakin Malam, Pencari Emas Semakin Banyak
- Inilah Jurus Jitu Menjual Diri
- Akad Nikah Dihadapan Jenasah aneh sekali
- Orang - orang terkaya didunia termiskin di Akhirat
- Pembubaran MTA tindakan kufur, bukan Islami
- Buku Islam moderat bagian dari sekularisasi
- Ron Mastro, saya masuk Islam setelah baca buku Harun Yahya
- Pembatasan pergaulan budaya Islam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan