Oleh Studi-dan-Laboratorium-Informasi-Dunia-Islam-Kontemporer-SELIDIK
Ingat lagu Mbah Surip yo!
"Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk."
Kemarin pagi, pas anak-anak berangkat sekolah, saya dikejutkan dengan ledakah keras. "Ah ... paling ban meletus."
Ternyata jam 10-an pagi, saat sedang mengurus sarapan, berita heboh di TV: "Terjadi ledakan bom mobil dengan target Menteri Dalam Negeri M. Ibrahim."
Saya cermati beragam analisa. Memang targetnya adalah: Ikhwanul Muslimin. Bahkan mantan deputi Mendagri mengatakan, "Mobil pembawa bom berasal dari Gaza!" Jadi inget lagi lagu Mbah Surip .... "Tak ngebom ke mana-mana!" He he
Ada yang bagus analisa dari Dr. Ala Shadiq. Ia menegaskan, rangkaian bom itu banyak keanehan:
1. Ledakan itu jauh dari lokasi rumah sang menteri. Perubahan berita berulang kali. Pertama depan rumah mentri. Kedua dekat iring-iringan rombongan menteri. Mana yang betul?
2. Korban ledakan anehnya diketahui mengalami luka tembak, bukan luka ledakan.
3. Korban sipil diberitakan ada anak kecil, namun ternyata anak kecil tersebut adalah foto yang diphotoshopi seakan-akan di Mesir, padahal di Libanon.
Namun Robert Fisk menegaskan, selain target memperburuk Ikhwanul Muslimin yang semakin solid dan tidak terpengaruh dengan penangkapan tokoh-tokohnya. Pengeboman dilakukan oleh sang junta sebagai "pesan singkat" kepada sang menteri yang berani menimpali pendapat As-Sisi dalam sebuah pertemuan. Fisk menyampaikan analisa ini berdasarkan informasi dari "sumber terpercaya".
Bagi saya, sinyal kuat kembalinya 1086 intel dari UAE setelah Mursi lengser, membuka banyak kemungkinan. Yaitu -seperti pendapat Fisk- Mesir akan dijadikan Irak selanjutnya. Namun saya sangat berharap dan berdoa kepada Allah, analisa itu salah!
Ingat lagu Mbah Surip yo!
"Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk."
Kemarin pagi, pas anak-anak berangkat sekolah, saya dikejutkan dengan ledakah keras. "Ah ... paling ban meletus."
Ternyata jam 10-an pagi, saat sedang mengurus sarapan, berita heboh di TV: "Terjadi ledakan bom mobil dengan target Menteri Dalam Negeri M. Ibrahim."
Saya cermati beragam analisa. Memang targetnya adalah: Ikhwanul Muslimin. Bahkan mantan deputi Mendagri mengatakan, "Mobil pembawa bom berasal dari Gaza!" Jadi inget lagi lagu Mbah Surip .... "Tak ngebom ke mana-mana!" He he
Ada yang bagus analisa dari Dr. Ala Shadiq. Ia menegaskan, rangkaian bom itu banyak keanehan:
1. Ledakan itu jauh dari lokasi rumah sang menteri. Perubahan berita berulang kali. Pertama depan rumah mentri. Kedua dekat iring-iringan rombongan menteri. Mana yang betul?
2. Korban ledakan anehnya diketahui mengalami luka tembak, bukan luka ledakan.
3. Korban sipil diberitakan ada anak kecil, namun ternyata anak kecil tersebut adalah foto yang diphotoshopi seakan-akan di Mesir, padahal di Libanon.
Namun Robert Fisk menegaskan, selain target memperburuk Ikhwanul Muslimin yang semakin solid dan tidak terpengaruh dengan penangkapan tokoh-tokohnya. Pengeboman dilakukan oleh sang junta sebagai "pesan singkat" kepada sang menteri yang berani menimpali pendapat As-Sisi dalam sebuah pertemuan. Fisk menyampaikan analisa ini berdasarkan informasi dari "sumber terpercaya".
Bagi saya, sinyal kuat kembalinya 1086 intel dari UAE setelah Mursi lengser, membuka banyak kemungkinan. Yaitu -seperti pendapat Fisk- Mesir akan dijadikan Irak selanjutnya. Namun saya sangat berharap dan berdoa kepada Allah, analisa itu salah!
Silahkan share artikel ini : :
68
Artikel Terkait
Mesir
- Allahu Akbar! Inilah Foto-Foto Bukti Nabi Musa Pernah Membelah Laut Merah
- Al sisi presiden Mesir tinggal gigit jari
- Mesir Akan Menghadapi Skenario Seperti Suriah
- Analis "Israel": Sisi akan segera jatuh di tangan Raja Salman
- Dewan Ulama Senior Saudi: As-Sisi Murtad Total
- Ratusan Anggota Jamaah Ikhwanul Muslimin Dihukum Mati di Mesir
- Protes besar-besaran melanda Mesir
- Kelompok As-Sisi akui sepinya pilpes mempermalukan As-Sisi di mata internasional
- Pembunuh Hasan Al Banna: “Seperempat Jam, Tugas Saya Selesai”
- Kesesatan salafy pro thaghut - kajianku ke dua
- Komete Fatwa Saudi: Ikhwan Gerakan Paling Dekat Dengan Da’wah Nabi Muhammad SAW
- Anak super dasyat di Mesir
- Kabinet Kudeta pemerintahan Mesir mengundurkan diri
- Ulama penyembah Thaghut untuk lecehkan Allah
- Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi Minta Saudi Stop Dukung Militer Mesir
- Mesir Akan Menjadi Suriah Jilid Kedua
- Bernarkah As-Sisi Mati Ditembak?
- INILAH FOTO PEMBUNUH AS-SISI
- 13 orang tewas dalam bentrokan antara pendukung Ikhwanul Muslimin dan Polisi di Mesir -
- Al-Qardhawi : Jendral Al-Sissi Kehilangan Relevansi Menjadi Presiden
- Pasukan junta militer Mesir membunuh 3, melukai 100 dan menahan 265 pengunjuk rasa selama aksi protes
- Al Ikhwan Lakukan Demonstrasi Secara Terbatas
- Nasib Ikhwan di Penjara Kudeta
- Mesir : Sebuah revolusi kampus?
- Inilah Bukti As-Sisi di Tembak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan