Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Jumat, 18 Juli 2014 | 15:55 WIB
INILAHCOM, Jakarta - Tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengaku unggul 4 persen dari rivalnya Jokowi-Jusuf Kalla (JK) berdasarkan real count yang diperoleh dari data C1 dan D1.
Deputi Program Pemenangan TimKamNas Prabowo-Hatta, Hendra J. Kede, mengatakan berdasarkan Pusat Tabulasi Nasional (PTN) milik Koalisi Merah Putih (KMP) pasangan Prabowo-Hatta unggul sebesar 4 persen.
"Hasil hitung PTN KMP membuktikan Prabowo-Hatta Presiden dan Wapres terpilih dengan selisih diatas 4%," kata Hendra kepada wartawan, Jakarta, Jumat (18/7/2014).
Pernyataan Hendra menanggapi muncul pesan berantai melalui BlackBerry bahwa berdasarkan 99,38% suara nasional yang sudah masuk pasangan Jokowi-JK memperoleh 52,79% (67.020.176) dan Prabowo-Hatta 47,21% (59.912.441). Hasil itu dikeluarkan situs kawalpemilu.org yang diduga milik salah satu timses Jokowi-JK.
Hendra mempertanyakan penghitungan suara tersebut yang tidak memakai data C1 yang dimiliki tim pemenangan Jokowi-JK. Menurutnya, hasil penghitungan tersebut hanya klaim sepihak.
"Kenapa mereka tidak memakai C1 yang mereka miliki sendiri? Klaim mereka terbantahkan oleh hasil perhitungan Pusat Tabulasi Nasional Koalisi Merah Putih yang berbasis C1 milik saksi dan didukung hard copy," tegasnya. [rok]
Artikel Terkait
Prabowo
- BLACKLIST Singapura Pada Jend. Suryo Prabowo Atas "Pesanan" Indonesia?
- Keputusan MK kebiasaan buruk praktik hukum negri ini.
- Sri Bintang Pamungkas : Prabowo Boleh Kalah, Tapi Jokowi Tidak Boleh Menang
- Prabowo-Hatta Akan Terus Memperjuangkan Keadilan Bagi Rakyat Indonesia
- Keputusan MK Bukan Kebenaran Mutlak dan Bersifat Keadilan Substantif
- Yusril: MK tak Akan Mampu Periksa Gugatan Pilpres Secara Mendalam
- Kopassus Indonesia: Jurnalis Asing Dikempesin Sampai Skak Mat!
- Pemenang Pilpres Belum Ada, AS Dukung Prabowo?
- Kemenangan Prabowo-Hatta Terbuka Lebar
- Pilpres 2014 Hasilkan Presiden-Wapres Palsu
- MK Jakarta Diuji Seperti MK Thailand, Beranikah?
- Yusril dan Saiful Mujani Terlibat Twitwar
- Sebut DPT Oplosan, Saksi Ahli Prabowo Tawarkan Audit Forensik
- Yusril: Prabowo Mungkin Benar, Cuma
- DPT Oplosan jadi Senjata Baru Prabowo-Hatta
- Tim Prabowo-Hatta: Yang Buka Kotak Suara Bukan KPU
- Indikasi Kecurangan Pilpres 2014 Semakin Jelas
- Gerindra Desak Polri Tangkap Husni Kamil Manik
- 45 Ribu Pemilih di Tangsel 'Nyoblos' Tanpa KTP
- Semakin Terbukti Dicurangi Elektabilitas Prabowo-Hatta Kian Naik
- Prabowo-Hatta Berpeluang Menang di MK
- Bawaslu: Tidak Etis KPU Buka Kotak Suara tanpa Perintah MK
- Pembongkaran Kotak Suara Bukti Kecurangan Pilpres?
- Australia Alami Prabowo-Phobia
- Hasil Pilpres 2014 Terindikasi Banyak Kecurangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan