Jumat, September 27, 2013

Sujud ke tanah tanda rendah diri kepada Allah .




مصنف عبد الرزاق - (ج 2 / ص 182)
-     عبد الرزاق عن الثوري عن عبد الله بن عيسى (3) قال : رآني عبد الرحمن بن أبي ليلى وأنا أصلي فقال : يَا بُنَيَّ أَمْسِسْ أَنْفَكَ اْلاَرْضَ (4) 2984
Abd Razzaq meriwayarkan dari Tsauri, dari Abdullah bin Isa berkata: Abd rahman bin Abu laila  melihat aku waktu salat, lalu berkata: Wahai anakku, sentuhkan  hidungmu ke tanah.
Musannaf Abd Razzaq  182/2
Komentarku ( Mahrus ali): 
Menurut atsar itu, hendaklah hidung menyentuh tanah, bukan sajadah, keramik, karpet, koran atau sorban.
Abd Rahman bin Abi laila adalah tokoh tabiin , seorang alim  Kufah.. Sanad atsar ini sahih .
-     مصنف عبد الرزاق - (ج 2 / ص 181)
2978 - عبد الرزاق عن سماك بن حريث عن عكرمة عن ابن عباس قال : إِذَا سَجَدْتَ فَأَلْصِقْ أَنْفَكَ بِالاَرْضِ (3
………. Dari  Ibn Abbas ra  berkata: Bila kamu sujud, maka pertemukan  hidungmu dengan tanah.

Komentarku ( Mahrus ali): 
Atsar ini lemah, karena  terputus antara Abd razzaq  dan Simak. Biasanya ada perawi bernama Israil atau Sofyan antara Simak dan Abd Razzaq. Jadi atsar ini lemah.
7 - عبد الرزاق عن ابن جريج قال : أخبرني الحكم بن أبان عن عكرمة أنه قال : ضَعْ أَنْفَكَ حَتىَّ يَخْرُجَ مِنْهُ الرَّغْمُ قُلْتُ : مَا الرَّغْمُ ؟ قَالَ : اْلِكبْرُ (2
Dari Ikrimah  berkata; Letakkan hidungmu ( waktu sujud ) hingga  keluar al raghmu  setelahnya. Di tanya  apa al raghmu ?
Beliau menjawab: Sombong.

Komentarku ( Mahrus ali): 
 Sanadnya  sahih. Maksudnya insya Allah , letakkan hidungmu ke tanah bukan di keramik, sebab pada masa beliau  adalah masa sahabat dan tabiin dimana kalau menjalankan salat masih  langsung ke tanah. Dengan meletakkan hidungmu ke tanah, kamu akan menjadi orang yang rendah diri dan lenyaplah kecongkaanmu. Tapi kalau kamu masih sujud di tingkat kedua atau ketiga atau di permadani yang empuk, maka kecongkaanmu masih hinggap ditubuhmu sekalipun kamu dalam keadaan bersujud.
Mau nanya hubungi kami:
088803080803.( Smart freand) 081935056529 ( XL )

Dengarkan pengajian - pengajianku

Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan